Selasa, 31 Januari 2017

Laksana Syurga Dunia Mulai Menghilang

Assalamualaikum.wr.wb

            Holala, Sablo. Kali ini ane mau berpuisi. Walaupun masih pemula. Yukk ah hayati puisinya tentang lingkungan.

Laksana Syurga Dunia Mulai Menghilang

Sadarkan hati dengan penuh tanggung jawab
Bumi tak akan menunggumu
Hadirkan kesadaran di dalam jiwa
Lancarkan otak untuk menempuh kesadaran
Kesadaran tentang lingkungan bersih yang mulai menghilang
Sadarkan! Jangan sampai ia menghilang tanpa alasan
Bumi menyaksikan, tanpa engkau ketahui
Rasakan apa yang bumi rasakan
Sampah-sampah itu akan menghantui
Bereskan! Jangan ada yang tertinggal!

Setiap langkah perusak itu datang,
Basmi! Jangan sampai bumi ini hancur karena kita!
Mulailah langkah awal mencintai lingkungan
Bumi ini semakin rapuh, sayangi dia
Buat bumi ini indah dengan lingkungan alam yang luar biasa
Laksana syurga dunia
Hidupkan kembali bumi yang hampir mati
Bumi yang tinggal menunggu waktu
Berikan salam perpisahan terindah dengan menjaga lingkungan alam ini

Wahai Manusia!

Pengalaman Lingkungan Alam Syahidah (2)


            HOLALA!! SABLO ku sekalian. Nah sesuai janji ane, kali ini ane mau melanjutkan pengalaman ane di Lingkungan Alam.
            Di sana ane melihat lingkungan yang amat bersih. Jujur ane lebih suka melihat kebun buah-buahan dan sayur-sayuran ketimbang jalanan kota. Di sana masih asri sekali. Dinginnya pagi menusuk hingga ke rusukku. Di sana juga terdapat banyak barang-barang bekas yang diolah untuk kepentingan pertanian. Jalan-jalannya dipenuhi dengan ciptaan Tuhan yang amat luar biasa, tanaman. Alangkah nikmatnya bila lingkungan di perkotaan juga bersih dan bebas sampah seperti di kebun itu.
            Setelah ane menyelesaiakn proyek yang luar biasa ampuhnya. Sekolah ane kedatangan kabar baik yaitu pemilihan sekolah adiwiyata. Buarrr... luar biasanya persiapan untuk itu. Dan yang paling ane suka adalah sekolah ane membuat green house. Senang rasanya, kantin sekolah ane juga diperbaiki menjadi kantin yang sehat. Lingkungannya juga amat nyaman.
            Hati ane yang awalnya membenci sekolah ini ternyata terbayar lunas. Ane malah bangga dengan sekolah ane. Apalagi ada green house yang berisikan bunga, sayur-sayuran, dan lain-lainnya. Di sekolah ane juga mendaur ulang sampah menjadi barang yang bernilai. Luar biasa kesadaran sekolah ane. Semakin cinta.

            Nah, bagaimana Sablo? Hebatkan ya sekolah ane. Ini masih serpihan cerita. Aslinya? Yukk ah mampir ke sekolah ane. Semoga Sablo bakalan ikut sadar lingkungan juga ya. Jangan suka membuang smapah sembarang ya. Tumbuhkan kesadaran sejak dini, agar masa depan dapat berjalan dengan penuh kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan. 

Pengalaman di Lingkungan Alam Syahidah (1)

Assalamualaikum. Wr. Wb

            Holala gaes, Sahabat Bloggernya Muslimah Syahidah. Sebenarnya ane baru banget buat blog dan baru juga memainkiannya. Tapi, Insya Allah ane bakal continue deh. Berhubung ane masih SMA jadi biasalah ane mau menjadi remaja yang sok menyibukkan diri hehe. Oh iya ane mau menamakan Sahabat Blogger menjadi Sablo. Yap, sedikit gaje sih ya? Gak masalah dong. Eh iya, ane sampai lupa, kali ini ane mau bercerita tentang lingkungan saja ya. Cerita apa? Yuk ahh baca, Sablo J
            Ane punya nama nih Sablo, “Yaiyalah punya nama”. Nama asli ane itu Nabilla Salsabilah Daulay. Tapi dari SD kalo gak salah, ane udah suka banget gonta-ganti nama. Karena awalnya ana kurang suka dengan nama ane, soalnya di SD dulu nama ane sama kayak teman ane. Jadi, setelah melalui beberapa pertimbangan, ane mulai suka membaca novel dan menulis cerita. Nah dari situ ane lihat Para Penulis pada punya nama pena. Jadilah sejarah nama Muslimah Syahidah yang ane ambil dari berbagai pertimbangan. Lah? Kok malah curhat? Hayuk lah dengerin cerita ane tentang lingkungan ya Sablo ku sekalian.
            Ane bersekolah di SMAIT IQRA KOTA BENGKULU, sekolah ane baru menginjak umur 3 tahun loh Sablo. Awalnya ane benci pake banget masuk sekolah ini. Tapi, dipertengahan semester ane menemukan pencerahan. Sah, ane diajak untuk menggeluti ilmu lingkungan alam. Padahal ane masuk jurusan ilmu sosial. Walah, ribet sih awalnya. Namun, lambat laun ane malah jadi senang banget mempelajari ilmu lingkungan alam serta mencari tahu lebih dalam, dengan cara melakukan penelitian.
            Di sana ane diajak mengolah botol-botol bekas menjadi perangkap hama. Di sana ane juga terjun langsung ke lingkungan alam, yaitu di kebun tomat. Rasanya amat luar biasa bisa terjun langsung ke alam hanya untuk meneliti.

            Nah, lanjutan ceritanya ada di blog selanjutnya ya. Terus kunjungi princessmuslimahsyahidah.blogspot.co.id

Tidakkah Kau Mengerti?



            Salam Lingkungan Sahabat Blogger! This time, i want to tell you about my opinion.  Opini tentang buruknya Si Perusak lingkungan. Wah siapa itu? Yuk ah baca opini ane!

Beribu tumpukan yang amat mengganggu. Tidak diketahui pemiliknya siapa. Seenaknya saja mereka melempar Si Kotor itu di sungai, di pantai, bahkan di jalanan. Sungguh mereka tidak mengetahui apa itu artinya keindahan. Tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan nantinya. Amat memalukan bila Si Kotor itu bertebaran di mana-mana. Sungguh perilaku yang memilukan bila itu terus-menerus terjadi sampai ke manusia masa depan lainnya.
Mungkin memang perasaannya hanya sebutir kacang, namun bila butir kacang itu terus- menerus terlempar ke tempat yang tidak seharusnya, berakibat fatal lah butir kacang tersebut. Apalagi bila sampah yang tidak dapat di daur ulang. Beruntung ada orang yang mau mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai hingga dapat menambah penghasilan. Bagaimana bila itu tidak terjadi pada orang yang hanya ingin membuangnya saja, tanpa mereka ketahui dampaknya? Sungguh kesadaran harus digunakan.

            Siapakah Si Perusak itu? Perusak itu adalah orang yang tidak mengerti apa itu arti lingkungan, dan tidak menyadari pentingnya lingkungan yang bebas dari sampah. Tidakkah kau mengerti wahai perusak lingkungan? Sadarlah sebelum semuanya akan terlambat.

Si Panjang yang Mulai Punah

Si Panjang di sini diartikan sebagai objek. Objek yang diambil adalah Pantai Panjang yang terletak di Kota Bengkulu. Sedangkan mulai punah diartikan sebagai keindahan yang mulai lari karena pengaruh Si Busuk yang perusak, sampah. Tidak hanya Si Busuk yang mempengaruhi punahnya keindahan bahari di sana. Tapi juga kerusakan di bawah laut seperti langkanya karang-karang indah nan mempesona di Pantai Panjang akibat pencurian terus-menerus oleh Si Panjang Tangan. Memanglah kerusakan lingkungan akan berdampak buruk bagi tempat tersebut.
Pantai Panjang dahulu terkenal dengan keindahan pantainya, bersihnya, dan keanekaragaman hayati di bawah lautnya. Namun, setelah Si Perusak datang, keindahannya mulai punah dan bersembunyi agar Si Perusak tidak datang menghampiri. Hamparan ombak-ombak nan tinggi kini berubah warna menjadi coklat dengan sampah yang ikut terseret dengan kekuatan ombak.
Siapakah Si Perusak itu? Mengapa tega sekali mereka merusak kekayaan Bengkulu? Jawabannya adalah manusia. Karena manusia memiliki 2 hati, hati yang bersih dan selalu ingat bahwa, bila melakukan kerusakan dapat memunahkan kekayaan Indonesia, dan hati yang kotor sama halnya dengan sampah tersebut, ia tidak pernah terbayang apa yang akan terjadi di masa yang akan datang bila ia terus-menerus membuang sampah di Pantai. Manusia juga dapat diartikan 2 makna, yaitu manusia dapat memperbaiki, juga manusia dapat merusak. Karena apa? Karena manusia adalah subjek di sini. Hanya manusia yang dapat melakukan hal tersebut.  
Apakah hanya hal buruk seperti sampah yang terdapat di Pantai Panjang? Jawabannya tidak. Manusia berhati baik mengolah sampah menjadi sebuah tempat wisata yang amat menarik perhatian. Contohnya seperti pondok sendal jodoh. Manusia yang membuatnya patut diacungkan jempol. Karena dengan membuat wisata dari barang bekas dapat mengurangi sampah yang ada di Pantai Panjang. Pondok sendal jodoh ini berisikan sendal-sendal bekas, botol-botol bekas, sampah komix bekas, dan lain-lain. Dengan cara tersebut dapat meminimalisir sampah sehingga bila semua sampah di buat tempat wisata yang nantinya dapat menjadi viral bagi Para Wisatawan.
Nah, tugas kita sebagai manusia berhati baik, sudah seharusnya kita menyadari akan bahayanya bila sampah terus-menerus menumpuk sehingga membuat Pantai Panjang lambat laun akan punah, punah dari pikiran wisatawan yang ingin menghampiri ataupun berekreasi di sana. Ayo, kita sadarkan manusia yang berhati baik untuk turun meminimalisir sampah yang ada di sana, dan mencoba untuk tidak melakukan 4M (merusak, membuang, mencuri, dan meracuni). Mari kita jaga kekayaan Bengkulu yang amat viral bagi dunia.